Air dalam Kebudayaan Bali
Air selalu dipahami sebagai penyucian, pembersihan diri dalam kehidupan sehari-hari dari tinggkat kegunaan sampai tingkat kepercayaan. Dalam mitologi atau kisah-kisah orang suci air muncul sebagai tujuan dan sebagai awal dari keberadaan. Dalam masyarakat Bali, air disebut Titra. Dalam sejarah disebutkan bahwa Tirta dulunya adalah sebuah sistem kepercayaan, kemudian dirubah menjadi Hindu (oleh institusi semacam MUI (Majelis Ulama Indonesia / sekarang) ketika Majapahit melakukan penyebarangan kesana. Selanjutnya Hindu yang berkembang di Bali ditetapkan menjadi Hindu Darma sekarang ini. Namun dengan beberapa perubahan tersebut Tirta Atau Air masih tetap penting dalam sistem kepercayaan mereka, karena air adalah cikal bakal keberadaan leluhur di Bali.